banner 728x250

Elang 3 Hambalang Tampar Balik Djafar Alkatili, Taufik Buhungo: Yang Bikin Malu Itu, Perkara Korupsi di BSG!

  • Bagikan
Aktivis Elang 3 Hambalang, Taufik Buhungo. Foto Dok
banner 468x60

GORONTALO – Polemik antara Bank Sulutgo dengan Pemkot Gorontalo kian memuncak. Setelah sekian lama publik disuguhi “drama” perang opini terkait hilangnya jatah komisaris di BSG dari perwakilan Gorontalo, kini perseteruan antara tersebut berlanjut pada pemindahan Rekening Kas Keuangan Daerah (RKUD) Pemkot Gorontalo pada akhirnya beralih ke Bank Tabungan Negara (BTN).

Sejak awal permasalahan ini mencuat, Walikota Gorontalo Adhan Dambea, getol dan konsisten dengan pendiriannya untuk pisah rumah dengan BSG. Meskipun awalnya keinginan meninggalkan BSG tersebut bersama-sama dengan Kepala Daerah lainnya yang juga kecewa dengan BSG. Namun entah karena ada angin apa? Sikap Kepala Daerah lainnya berubah haluan, batal pisah dengan BSG.

Example 300x600

“Sebagai aktivis muda Gorontalo, saya pribadi salut dengan kegigihan sikap Pak Adhan Dambea. Sangat langka kita menemukan sosok yang konsisten seperti itu,” kata Taufik Buhungo, Jumat (14/11/2025).

Aksi demo Elang 3 Hambalang bersama Wali Kota Gorontalo Adhan Dambea, bersama ribuan ASN Kota Gorontalo. FOTO DOK

Meski bukan berasal dari Kota Gorontalo, Aktivis Elang 3 Hambalang tersebut merasa terpanggil bergabung bersama Walikota dan ASN Gorontalo, ikut serta dalam aksi unjuk rasa yang digelar Rabu kemarin.

“Teman dan saudara saya banyak ASN di Kota Gorontalo sering mengeluhkan soal mencekiknya bunga kredit BSG. Dan hanya menguntungkan sepihak. Sehingga selain tuntutan menarik aset bangunan dan saham, para ASN juga mengaspirasikan untuk kredit bunga pinjaman kepada mereka agar ditinjau kembali,” ujarnya.

Menurutnya selama ini BSG sangat diuntungkan dengan begitu tingginya bunga kredit terhadap ASN. Mereka (ASN) ingin sekali beralih kredit ke Bank lain tapi agak sulit karena gaji mereka ada di BSG.

“Atas hal itu Djafar Alkatiri jangan hanya berdalih di balik aturan prosedural perbankan tanpa kemudian mempertimbangkan serta mengabaikan nurani,” ketus Taufik.

Aktivis muda yang dikenal kritis ini pun menyoroti pernyataan Djafar Alkatiri yang menyebut, bantuan armada sampah oleh BTN ke Pemkot Gorontalo berpotensi gratifikasi.

“Menurut saya pernyataan alkatiri ini berpotensi sangat menyesatkan. Bagaimana mungkin bantuan ke Pemda dan bukan untuk pribadi Walikota masuk kualifikasi gratifikasi? Baca lagi aturan Pak Komisaris,” kesal taufik.

Terakhir disinggung dengan kata “memalukan” soal aksi unjuk rasa para ASN yang dipimpin langsung oleh Walikota mendapat tanggapan sinis taufik.

“Selama itu bukan perkara korupsi tidak ada yg memalukan, ASN Kota Gorontalo justru bangga punya Walikota yang berani tampil berdiri ditengah rakyat. Saya hanya berpesan kepada Pak Komisaris alkatiri, jaga dan pastikan BSG itu bersih dari praktek-praktek korupsi,” tutup Taufik.

banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *