banner 728x250

Diamnya Aparat Resahkan Publik, Lion Paneo Pertanyakan Mandeknya Laporan Tiga Oknum Kades Penerima Setoran PETI

  • Bagikan
banner 468x60

GORONTALO — Aliansi Gerakan Pemerhati Lingkungan Gorontalo, melalui Koordinator Lapangan, Lion Paneo, resmi memasukkan laporan terkait dugaan keterlibatan tiga Kepala Desa di Kabupaten Pohuwato dalam praktik penerimaan setoran dari pelaku Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI).

Tiga kepala desa yang dilaporkan adalah Kepala Desa Bulangita, Kepala Desa Palopo dan Kepala Desa Teratai.

Example 300x600

Laporan tersebut telah disampaikan secara resmi ke DPRD Provinsi Gorontalo, Polda Gorontalo, dan Kejaksaan Tinggi Gorontalo. Namun, menurut Lion Paneo, hingga hari ini belum ada satu pun tindakan nyata dari lembaga-lembaga tersebut.

“Kami melaporkan dugaan setoran PETI yang diterima oleh tiga kepala desa Bulangita, Palopo, dan Teratai. Ini bukan isu kecil ini menyangkut jabatan publik dan kejahatan lingkungan. Tapi sampai sekarang, semuanya masih diam,” kata Lion Paneo.

Ia juga mengakui bahwa dokumentasi tambahan dari aliansi akan menyusul, tetapi laporan formal yang sudah masuk seharusnya cukup untuk membuat aparat mulai bekerja

“Paling tidak dengan membuka komunikasi atau melakukan klarifikasi awal,” bebernya.

Namun faktanya, baik DPRD, Polda, maupun Kejati, semuanya memilih sunyi. Tidak ada pemanggilan terhadap terlapor. Tidak ada penyelidikan awal dan tidak ada progres yang disampaikan ke publik.

Sikap ini, kata dia, wajar menimbulkan pertanyaan besar: Kenapa kasus sebesar ini seperti diredam

Tiga kepala desa diduga menerima setoran dari aktivitas PETI-praktik ilegal yang jelas merusak lingkungan, merampas hak masyarakat, dan bertentangan dengan hukum.

“Seharusnya lembaga negara bergerak cepat, bukan malah membisu,” imbuhnya.

Menurutnya, mandeknya laporan ini memperkuat persepsi bahwa ketika menyangkut kepentingan tertentu, proses hukum bisa sangat lambat.

Padahal kasus lingkungan harusnya jadi prioritas, apalagi jika melibatkan perangkat desa yang memiliki kekuasaan di tingkat akar rumput.

Lion Paneo menegaskan pihaknya siap melengkapi bukti tambahan bila diminta. Yang mereka butuhkan hanyalah tanda bahwa negara masih hidup dan bekerja untuk rakyat.

Kalau laporan masyarakat saja tidak disentuh, bagaimana publik bisa percaya bahwa hukum berjalan untuk semua?.

Jika dalam waktu dekat tidak ada respons, Lion memastikan aliansi siap melanjutkan langkah tekanan publik lewat aksi lanjutan.

Saat ini, publik sedang menunggu apakah lembaga negara akan menegakkan hukum, atau membiarkan dugaan setoran PETI yang melibatkan tiga Kepala Desa ini tenggelam dalam sunyi.

banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *